You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengamanan Lebaran Pulau Seribu Diminta Tidak Lengah
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pengamanan Lebaran di Pulau Seribu Ditingkatkan

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo meminta agar tim pengamanan yang terdiri dari tiga pilar dan posko terkait wisata Kepulauan Seribu waspada dan tidak lengah mengantisipasi isu teror yang terjadi seperti pagi tadi di Surakarta, Jawa Tengah.

Kita tidak ingin lengah, kita ingin Pulau Seribu aman, nyaman dan kewaspadaan ditingkatkan

"Kita tidak ingin lengah, kita ingin Pulau Seribu aman, nyaman dan kewaspadaan ditingkatkan pasca teror bom pagi tadi, sehingga koordinasi dengan kepolisisan dan TNI terus pula ditingkatkan," ujarnya, Selasa (5/7).

200 Personel Gabungan Amankan Wisata Pulau Seribu

Ia menilai, pihak kepolisian juga akan menerapkan tiga lapis pengamanan seperti di pintu masuk dermaga, patroli laut oleh Polair dan pemeriksaan di dermaga tujuan.

"Pemantauan juga dilakukan Satpol PP dan masyarakat setempat karena kita tidak ingin ada wisatawan yang membawa benda-benda yang berbahaya bagi khalayak ramai," ungkapnya.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP John Weynart Hutagalung meminta seluruh personel yang bertugas pada Operasi Ramadniya Jaya, Idul Fitri tahun 2016 siaga penuh.

"Untuk itu setiap kantor polisi di bawah komando Polres Kepulauan Seribu baik yang di Ancol, Kali Baru maupun di polsek agar diperkuat penjagaannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9636 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1306 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1219 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1172 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati